Pelatihan Teknis Substantif Kemasan dan Menjahit

Pelatihan teknis substantif kemasan dan menjahit ini diadakan dalam rangka meningkatkan kapasitas koperasi UMKM di Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8-10 September 2020 bertempat di Hotel Grand Cordella Jalan Soekarno Hatta No.791B Babakan Panghulu, Cinambo Bandung, Jawa Barat. Pelatihan ini diadakan oleh Dekranasda Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas KUK Provinsi Jawa Barat.

Pelatihan ini dibagi menjadi dua kelas yaitu, kelas menjahit dan kelas pengembangan kemasan dengan masing-masing kelas 25 orang peserta dari berbagai kalangan dan berbagai daerah yang berada di Jawa Barat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Hj. Atalia Prayata, SE., M.Sos. sebagai ketua umum Dekranasda Jawa Barat.

Tujuan dari adanya pelatihan ini adalah untuk mengembangkan atau mengasah kemampuan yang dimiliki oleh UMKM Jawa Barat dengan mengembangkan skill seperti membuat kemasan produk yang jauh lebih baik dan juga melatih kemampuan dalam bidang menjahit. kemampuan dan skill yang dimiliki olehsetiap wirausaha memang sangatlah penting untuk terus dikembangkan dengan seiring perkembangan zaman sehingga usaha yang sedang dirintis akan terus berkembang dan banyak diminati oleh masyarakat.

disaat pandemi seperti ini sangat banyak sekali UMKM yang terkena dampak dari wabah Covid19 yang mengakibatkan berbagai permasalahan besar muncul di kalangan UMKM seperti penurunan omset penjualan, sulitnya mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan, bahkan tidak sedikit dari para UMKM tidak lagi memiliki penghasilan. oleh karena iti diadakanlah pelatihan ini agar kemempuan yang dimiliki bisa lebih dikembangkan lagi, selain itu juga peserta bisa mengetahui bagaimana cara mengelola penjualan barang yang baik, pengemasan yang baik.

hari pertama dari kegiatan ini yaitu gelar produk untuk setiap UMKM yang sudah memilliki produk, kegiatan selanjutnya adalah pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber bernama Hesti Pangastuti, S.Sos, M M dengan pembahasan ;

  1. Dinamika kelompok membangun suasana kelas
  2. Sikap dan mindset wirausaha
  3. Membangun jaringan bisnis

1.Dinamika kelompok membangun suasana kelas

dalam hal ini pemateri memberikan kesempatan untuk peserta pelatihan untuk membuat kelompok beserta struktur dan peraturan yang harus ditaati selama mengikuti pelatihan, dengan bertujuan untuk membuat seluruh peserta disiplin dalam menjalankan tanggung jawabnya.

tugas setelah bergabung dengan kelompok adalah membuat membuat yel-yel beserta dengan logo kelompok masing-masing

kegiatan ini sangatlah menarik dikarenakan dituntut untuk selalu bekerjasama dengan tim secara kompak dan serentak. Dengan adanya pembagian kelompok ini juga membuat komunikasi antar peserta satu dengan yang lainnya semakin erat dan itu bisa memicu awal hubungan bisnis yang baik.

Setelah itu kelompok diharuskan mebuat sebuah mindset maping yang bertujuan untuk melihat sejauh mana peserta memahami mengenai mindset seorang wirausaha.

>Mindset Kewirausahaan

Dalam kewirausahaan, terapkan mindset usaha itu untuk meningkatkan value dengan membaginya menjadi 3 bagian yaitu ;

pada tahapan kelas bawah, masyarakat akan lebih memilih produk dengan harga yang rendah, dan quantity yang banyak.

pada kelas menengah, masyarakat akan mulai memilih dan memilah produk yang bermerek, lebih tertarik pdaa barang barang dengan banyak diskon dengan kualitas barang menengah.

pada kelas atas, masyarakat tidak akan melihat harga yang dibandrol pada produk melainkan lebih melihat merk yang terkenal dengan kualitas tinggi.

Hari kedua dari kegiatan pelatihan ini yaitu penyampaian teori kemasan yang didalamnya terdapat penyampian materi mengenai logo, nama merk, dan nama usaha, lalu pengantar tekis pembuatan kemasan.

Hari ketiga dari kegiatan pelatihan ini yaitu praktek pembuatan kemasan dan penutupan acara, kegiatan ini menuntut seluruh peserta mampu membuat produk kemasan yang sesuai dengan produk yang mereka buat.

selain itu juga peserta diminta untuk sebisa mungkin mendesai kemasan mereka dengan menarik agar konsumen tertarik dan penasaran untuk mencoba produk yang terdapat dalam kemasan tersebut. hal lain yang harus diperhatikan dalam pembuatan packaging adalah tingat keamanan produk selama berada dalam kemasan karna fungsi utama dari packaging atau kemasan ini adalah untuk melindungi produk sampai bisa berada di tangan konsumen. Dalam pelatihan kemasan ini juga Pemateri menyampaikan hal-hal apa saja yang harus dicantumkan dalam kemasan sebuah produk. Berikut hal-hal yang harus dicantumkan dalam kemasan produk anda ;

  1. Nama Produk
  2. Daftar bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk tersebut
  3. Berat dari isi produk
  4. Alamat produksi
  5. Label halal
  6. Tanggal dan kode produksi
  7. Kadaluarsa
  8. Nomer izin edar

Berikut hasil dari pembuatan kemasan yang dilakukan oleh anggota HIPMA UNIKOM ;

  1. Kemasan Kertas Craft

hasil dari kertas craft ini bisa dijadikan Goodie Bag karena teksturnya yang keras dan tiak mudah robek bisa digunakan untuk packaging produk dengan berat yang ringan, selain itu juga kemasan dengan bentuk seperti ini sangat mudah untuk dibawa dengan aksen tali yang berfungsi untuk jinjingan.

2. Kemasan dengan Kertas B&C ukuran 0,8

kemasan ini biasanya digunakan untuk produk yang kecil dan ringan dan bisanya diguakan untuk produk aksesoris atau produk lainnya yang berukuran kecil. kemasan ini termasuk kedalam kemasan kertas yang tebal sehingga tidak mudah robek sehingga cocok untuk kemasan produk.

3. Kertas Samson

keasan ini terbuat dari bahan kertas yang cukup tipis dan biasanya digunakan untuk produk yag ringan seperti kaos kaki, baju, atau produk lainnya. selain itu juga karna tekstur kertas yang tipis, kertas ini bisa dikreasikan menjadi berbagai bentuk yang kita inginkan. hanya saja kekurangan dari kemasan ini adalah mudah kusut dan mudah robek.

4. Pillow Bag

kemasan ini merupakan kemasan dengan kreasi full printing dimana kemasan ini biasanya digunakan untuk produk makanan seperti gambar diatas. kemasan ini juga sangat aman dihunakan untuk makanan karna tidak lengket dan bertekstur kuat. mengapa disebut pilllow bag karna kemasan ini memiliki ruang di dalamnya tidak seperti kemasan kertas atau plastik. pembuatan kemasan ini juga hanya perlu dilipat sehingga kemasan ini sangatlah praktis dan mudah dibawa.

5. Center Seal

kemasan ini dinamakan center seal dikarenakan proses pembuatan kemasannya yang menggunakan mesin sealer dan letak penyambungan kertas kemasannya berada pada bagian tengah. bahan untuk pembuatan kemasan ini adalah semacam kertas nasi dimana ada dua sisi yang memiliki tekstur berbeda, pada bagian sisi luar bertekstur seperti kertas biasa dan pada bagian dalam bertekstur licin karena ada lapisan kertas.

banyak orang yang tidak mengetahui fungsi dari bagian yang berbahan plastik pada kertas nasi. selain untuk menghindari produk menempel pada kemasan, fungsi plasik yang terletak pada salah satu bagian kertas tersebut bisa di seal sehingga tidak perlu lagi menggunakan doubletip ataupun stapler. pengguaan mesin seal juga berfungsi untuk menhindari bahaya dari penggunaan stapler yang sering kali masuk kedalam makanan.

6. Kemasan Three Seal

kemasan ini berbahan dasar kertas nasi yang di seal. selain dengan menggunakan mesin sealer kemasan ini juga bisa direkatkan dengan alat setrika.

7. Simple Standing

kemasan ini menggunakan bahan dasar plastik. plastik yang digunakan memiliki berbagai macam ukuran yang bisa disesuaikan dengan ukuran produk yang diinginkan ada ukuran 10×20, 15×20, 30×30. model dari kemasan ini sendiri memiliki berbagai jenis kreasi menggunakan mesin sealer, diantaranya ada pada gambar di atas

8. Standing pouce 0,10

 

Kemasan ini menggunakan stiker full dengan bahan dasar plastik. kemasan ini biasa digunakan untuk cookies, permen, atau makanan lainnya. kemasan ini bisa diaplikasikan dengan plastik berbagai macam ukuran sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. cara pembuatannya pun mudah, hanya menyiapkan stiker dan plastik yang digunting pada bagian kanan dan kirinya, lalu ditempel stiker dengan posisi center atau tepat pada bagian tengah agar pada saat disealer kemasan tidak miring, lalu sealer pada bagian kanan dan kiri kemasan tersebut.

di akhir acara banyak sekali keseruan yang kami dapat diantaranya, mendapat doorprize, mendapat modal untuk pembuatan kemasan sendiri di rumah. selain itu juga ada keseruan lainnya dimana dengan acara ini kami semua sebagai peserta bisa saling mengenal, saling berbagi pengalaman, dan mendapat banyak ilmu yang bermanfaat.

 

About Author
admin